Mitos Menabrak Kucing dan Hukumnya!

Mitos Menabrak Kucing dan Hukumnya!
Apakah kamu pernah menabrak kucing di jalan? Masih banyak orang yang menganggap hewan keramat bisa membawa sial pada manusia jika menabraknya hingga mati. Benar atau tidak? Tetapi sebagian masyarakat masih memercayai adanya mitos tersebut.

Mitos menabrak kucing hingga mati memang sudah lama sekali beredar di kalangan masyarakat Indonesia. Nah ini membuat masyarakat sering mengait-ngaitkan kejadian yang ada terutama setelah menabrak seekor kucing di jalan. Cerita ini memang sulit untuk dihalangkan dalam kehidupan dari rakyat Indonesia, bahkan sudah mendarah daging sampai saat ini.

Tidak heran, setelah menabrak kucing banyak sekali masyarakat yang melakukan ritual-ritual aneh yang bertujuan untuk menghilangkan kesialan dalam tubuhnya. Ada yang dengan mandi kembang, ada pula yang menguburkan kucing yang sudah mati layaknya manusia, serta masih banyak lagi ritual-ritual yang tujuannya untuk menghilangkan kesialan tersebut.

Kemudian, bagiamana hukum menabrak kucing dalam islam? Apakah di dalam hadist sudah disebutkan mengenai kekeramatan kucing? Perlu kamu ketahui, bahwa kucing adalah hewan yang paling disukai oleh Nabi Sulaiman bahkan Nabi Muhammad SAW. Apakah atas dasar ini masyarakat Indonesia menjadikan kucing sebagai hewan keramat?

MITOS MENABRAK KUCING

Menurut agama islam, manusia memang dilarang unutuk membunuh kucing atau binatang lainnya yang memang tidak mengganggu manusia. Jika kita enggan memberi makan, maka jangan sampai kita mengganggunya, apalagi sampai menyiksa bahkan membunuhnya. Oleh sebab itu, kucing dan lainnya juga makhluk dari ciptaan Allah SWT.
Di dalam sebuah hadist, di jelaskan dalam sebuah kisah yang dapat dijadikan teladan dalam kehidupan sehari-hari. Pada jaman dahulu, ada seorang wanita yang disiksa karena seekor kucing. Nah, wanita itu mengurung seekor kucing hingga mati. Pada saat itu kucing berada di dalam kurungan, wanita itu tidak pula memberikan makan dan minum. Lalu ia juga tidak mau melepas kucingnya untuk mencari makanan sendiri dengan menangkap serangga, atau hewan buruan kucing lainnya. Akibat dari ulah wanita itu, ia dimasukkan ke dalam api neraka. (Muttafaqun’alaih).
Di dalam syariat Islam, umatnya dianjurkan untuk mengasihi satu sama lain walaupun dengan seekor hewan. Nah ini juga bisa menjadi bukti bahwa Islam menjadi agama yang membawa kerahmatan bukan hanya untuk pemeluknya saja, tetapi juga seluruh makhluk yang ada di bumi ini.
Oleh sebab itu, Islam telah mengharamkan umatnya untuk membunuh binatang tanpa adanya tujuan yang jelas serta dibernarkan
ﺗﺘﺨﺬﻭﺍ ﺷﻴﺌﺎ ﻓﻴﻪ ﺍﻟﺮﻭﺡ ﻏﺮﺿﺎ. ﻣﺴﻠﻢ
“Janganlah engkau jadikan makhluk bernyawa sebagai sasaran.” (Riwayat Muslim)

Menurut hadist tersebut, sudah terlihat jelas bahwa Islam tidak membenarkan apabila kamu sengaja menabrak kucing atau hewan lainnya. Tetapi, bila hal tersebut terjadi tanpa adanya unsur kesengajaan dan kamu sudah menghindar sebisa mungkin, Insya Allah tidak akan terjai apa-apa. Perlu kamu ketahui bahwa kucing adalah salah satu hewan yang tidak untuk diperjual belikan. Jadi, adanya mengadopsi dan untuk mengganti biaya perawatan atau makanan juga tidak terlalu mahal kurang lebihnya Rp. 500.000.-

Untuk dasar hadist Riwayat Muslim, penabrak tidak wajib mengganti uang ganti rugi jika menabrak kucing peliharaan seseorang.
ﺃﻥ ﺍﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﺳﻠﻢ ﻧﻬﻰ ﻋﻦ ﺑﻴﻊ ﺍﻟﻬﺮ
“Bahwasannya Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang penjualan kucing.” (Riwayat Muslim)

HUKUM MENABRAK KUCING

Menurut (QS. al-Ahzab: 5) Allah berfirman:
وَلَيْسَ عَلَيْكُمْ جُنَاحٌ فِيمَا أَخْطَأْتُم بِهِ وَلَكِن مَّا تَعَمَّدَتْ قُلُوبُكُمْ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَّحِيمًا
Artinya: “Tidak ada dosa bagi-mu untuk perbuatan yang kamu tidak sengaja, tetapi (yang ada dosa) apa yang disengaja oleh hatimu.”
Sehingga tugas bagi mereka yang secara tidak sengaja menabrak kucing hingga mati yaitu menguburnya, agar bangkai kucing ini tidak mengganggu orang lain.
Ada pertanyaan yang dilemparkan kepada Dr. Soleh al-Fauzan tentang hukum menabrak kucing, kemudian beliau menjawab :
أما إذا لم تتمكن من ذلك ودهستها من غير قصد ولم تتمكن من الامتناع عنها فلا حرج عليك من ذلك، وإنما تأثم لو تعمدت قتلها بدون مسوّغ؛ لأنها حيوانات لها حرمة وليست مؤذية
Namun jika hal tersebut tidak memungkinkan lalu anda menelindasnya tanpa kesengajaan ingin menghabisi nyawanya karena anda tidak bisa menghentikan kendaraan secara mendadak maka anda tidak berdosa.

Anda berdosa karena membunuh hewan manakala anda dengan sengaja membunuhnya tanpa adanya alasan pembenar yang bisa dibenarkan karena hewan itu memiliki kehormatan dan dia tidak menyakiti anda.

Nah, itulah kebenaran tentang mitos menabrak kucing dalam kehidupan masyarakat khususnya Indonesia dan pandangan islam. Oleh karena itu, lebih baik kita berhati-hati dalam mengendarai terutama ketika masuk wilayah perkampungan. Karena, biasanya kucing sangat banyak yang berkeliaran tanpa tahu ada kamu yang sedang melintas di jalan.

Baca juga :

Penyebab Kucing Tidak Mau Makan dan Tidur Terus

Arti Istilah Kucing Garong Pembahasan Lengkap!














Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Mitos Menabrak Kucing dan Hukumnya!"

Posting Komentar

close